Fatawa Nasyid

fatwa islamiah====>lagu2 yg bentuknya seperti sekarang ini(cenderung mengagungkan nafsu dan daya tarik seksual)boleh diganti dengan nasyid yg didalamnya terdapat hikmah,peringatan dan teladan yg mengobarkan smangat dan ghirah dalam agama,,tapi tdk boleh menjadikan nasyid menjadi kebiasaan,,
boleh didengarkan pada saat2 tertentu(pesta nikah,,sebelum jihad,ketika jiwa tdk bergairah dan saat jiwa terdorong berbuat buruk),,tidak diiringi alat musik atau genderang karena Rosul tidak melakukan hal itu,namun,,lebih baik menghindarinya dengan membaca alquran,inget Alloh,,mangamalkan hadits,,karena ini lebih bersih(azzumar:23/arra`d:28-29)sebagaimana kebiasaan para sahabat

syaikh nasirudin al-albani===>nasyid agama dulunya termasuk kekhususan thariqah kaum sufi/bukan jalan kaum salafussalih..
bahaya jika menjadi kebiasaan&memalingkan dari perhatiannya untuk membaca alquran,dzikir,solawat,sesuai hadits2shahih...
nasyid boleh asal tidak disertai alat musik,,lepas dari segala bentuk pelanggaran syari`at,,lagi pula barangsiapa yg mengamati perihal para sahabat,dia tdk akan mendapatkan adanya nasyid2dalam kehidupan mereka,,karena mereka adalah generasi yg sungguh2,bukan generasi hiburan

syaikh shalih al-utsaimin====>nasyid islami adalah bid`ah sesuai yg dibuat2 kaum sufi,jadi selayaknya dihindari dan diganti dengan qur`an dan sunnah kecuali pada saat2 akan perang/jihad agar memberi motivasi,.maka ini baik,,tapi jika diiringi alat musik maka ini lebih jauh lagi dari kebenaran..

syaikh salih bin fauzan===>penamaan nasyid islami adalah salah karena islam tidak mensyariatkan nasyid bagi kita,,nasyid termasuk tata cara orang sufi ahli bid`ah(orang2yg menjadikan hal yg sia2 dan permaianan sebagai agamanya),,padahal menjadikan nasyid sebagai bagian dari agamanya adalah tasyabbuh dengan orang2 nashara yg menjadikan nyanyian bersama&senandung sebagai bagian dari ibadah mereka.
kalau kebiasaan para sahabat,,mereka melantunkan (pada saat2 tertentu=saat bekerja melelahkan,,membangun masjid,safar,atau ,jihad) secara sendirian lantaran makna yg dikandungnya,,ini menunjukan kebolehan macam lantunan syair ini,tapi bukan untuk dijadikan cabang ilmu pendidikan atau dakwah!!!!
orang yg menyebarluaskan nasyid,kadang berdalih, Rosul pernah diperdengarkan disisi beliau syair2 dan beliau menikmatinya serta menetapkan kebolehannya,,tapi menurutnya,,syair2 yg diperdengarkan disisi beliau bukan dilantunkan pada paduan suara semacam nyanyian,,tidak pula dinamakan nasyid islami,,namun ia hanya syair arab yg mencakup hukum dan tamtsil,penunjukan sikap keperwiraan dan kedermawanan

Komentar

Postingan Populer